Pemilihan material kepala pompa diafragma mikro merupakan proses pertimbangan menyeluruh berdasarkan berbagai faktor, termasuk sifat kimia media, suhu, tekanan, laju aliran, dan penggunaan lingkungan pompa. Berikut ini adalah beberapa material kepala pompa diafragma mikro yang umum beserta karakteristiknya:
1. PA66 (Nilon 66)
Sifat material: PA66, poliadipat, adalah polimer kristal opalescent tembus cahaya atau buram dengan plastisitas. Polimer ini memiliki sifat keseluruhan yang unggul, termasuk kekuatan mekanis, kekakuan, ketahanan terhadap panas dan keausan, serta isolasi listrik dan ketahanan kimia yang baik.
Keuntungan:
Sifat mekanik yang sangat baik, dengan kekuatan mekanik yang tinggi dan ketangguhan yang baik.
Pelumasan diri yang baik dan koefisien gesekan yang kecil, sehingga masa pakainya lama.
Ketahanan panas yang sangat baik, serat kaca yang diperkuat dapat digunakan pada suhu 150 derajat untuk waktu yang lama, suhu deformasi termal dapat mencapai 250 derajat atau lebih.
Ia tahan terhadap asam, alkali dan sebagian besar larutan garam anorganik, tetapi perhatian harus diberikan pada kompatibilitasnya dengan pelarut polar seperti fenol dan asam format.
Skenario aplikasi: Cocok untuk asam ringan, alkali ringan, dan cairan netral, seperti bensin, oli pelumas, etanol, metanol, asam asetat, aseton, dan beberapa larutan berair, seperti amonia, asam nitrat, natrium hidroksida, dll.
2. PP (Polipropilena)
Karakteristik material: PP adalah polimer kristalin tinggi berwarna putih susu, tidak beracun, tidak berbau, tidak berasa, merupakan resin paling ringan yang umum digunakan.
Keuntungan:
Sifat fisik stabil, tidak berbau, tidak berasa, tidak beracun.
Sifat mekanik yang unggul, termasuk kekuatan tarik, kekuatan tekan dan kekerasan.
Memiliki ketahanan panas yang baik, dapat didisinfeksi dan disterilkan pada suhu di atas 100 derajat C, dan tidak berubah bentuk pada suhu 150 derajat C (tanpa kekuatan eksternal).
Stabilitas kimia yang baik, selain oksidan yang kuat, dan sebagian besar bahan kimia tidak bereaksi, ketahanan terhadap air sangat baik.
Ketahanan yang baik terhadap isolasi listrik frekuensi tinggi, juga berkinerja baik di lingkungan lembab.
Skenario aplikasi: Berlaku untuk cairan asam (seperti asam sulfat, asam klorida, dan asam fluorida), cairan basa lemah (seperti amonia dan etanolamin), beberapa pelarut organik (seperti aseton dan formaldehida), air minum, dan air murni.
3. Bahan lainnya
Selain PA66 dan PP, kepala pompa diafragma mikro juga dapat dibuat dari bahan lain, seperti:
Baja tahan karat: tahan korosi, tahan asam dan alkali, cocok untuk berbagai media, tetapi harganya lebih mahal. Material baja tahan karat adalah 304, 316, dan 316L.
Paduan aluminium: Bahannya lebih ringan, kinerjanya mirip dengan besi tuang, harganya lebih murah, dapat menahan korosi, cocok untuk beberapa aplikasi tertentu.
Besi cor: tahan aus, harga murah, dapat menahan sedikit korosi, sering digunakan dalam pengolahan limbah, lumpur, air hujan dan air limbah.
Plastik fluor: seperti politetrafluoroetilen (PTFE), memiliki ketahanan korosi yang sangat baik, terutama cocok untuk lingkungan ekstrem seperti asam kuat dan alkali.
Saran pemilihan
Saat memilih bahan kepala pompa dari pompa diafragma mikro, faktor-faktor berikut harus dipertimbangkan:
Sifat kimia media: memahami keasaman dan alkalinitas media dan apakah mengandung komponen korosif.
Suhu: Tentukan kisaran suhu media untuk memastikan bahwa bahan yang dipilih dapat bekerja secara stabil dalam kisaran suhu tersebut.
Tekanan dan aliran: Sesuai dengan permintaan aktual untuk memilih bahan kepala pompa yang tepat untuk menahan tekanan dan aliran yang sesuai.
Lingkungan penggunaan: Pertimbangkan lingkungan penggunaan pompa, seperti apakah ada gas korosif, apakah perlu antiledakan.

